Senin, 16 Maret 2015

TEORI ORGANISASI UMUM 2

KOMUNIKASI 
PENGERTIAN KOMUNIKASI
Secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa inggris communication, dan kata communication berasal dari kata dalam bahasa latin comunnicatio.  Kata communicatio itu sendiri, bersumber dari kata communis yang berarti sama.
Pengertian komunikasi tersebut bersifat dasariah.  Artinya komunikasi itu minimal harus mengandung kesamaan makna antara dua pihak yang terlibat. Dikata minimal, karena kegiatan komunikasi bukan hanya informatif, yakni agar orang lain mengerti dan tahu, melainkan juga persuasif yaitu agar orang lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan, dll (effendy,1984:12). Berikut ini pengertian komunikasi menurut beberapa ahli:
·         Raymond Ross
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu penerima pesan membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.”
·         Gerald R. Miller
“Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk mempengaruhi perilaku mereka.”
·         Everett M. Roger
Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.”
·         Carl I. Hovland
Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.”
·         Forsdale (1981)
“Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan. “
Berdasarkan penjabaran definisi komunikasi diatas dapat kita simpulkan bahwa komunikasi merupakan proses pertukaran informasi dari satu orang ke orang lain yang dilakukan dengan cara yang telah disepakatai atau dimengerti oleh komunikan.
ARTI PENTING KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses atau kegiatan penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Komunikasi adalah prasyarat kehidupan manusia. Kehidupan manusia akan tampak hampa apabila tidak ada komunikasi. Karena tanpa komunikasi, interaksi antar manusia, baik secara perorangan, kelompok, ataupun organisasi tidak mungkin dapat terjadi. Dua orang dikatakan melakukan interaksi apabila masing-masing melakukan aksi dan reaksi. Aksi dan reaksi dilakukan manusia baik secara perorangan, kelompok, atau organisasi.
Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa menghindar dari tindakan komunikasi menyampaikan dan menerima pesan dari dan ke orang lain. Tindakan komunikasi ini terus menerus terjadi selama proses kehidupannya. Prosesnya berlangsung dalam berbagai konteks baik fisik, psikologis, maupun sosial, karena proses komunikasi tidak terjadi pada sebuah ruang kosong. Pelaku proses komunikasi adalah manusia yang selalu bergerak dinamis. Komunikasi menjadi penting karena fungsi yang bisa dirasakan oleh pelaku komunikasi tersebut. Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak pikirannya dan perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui komunikasi seseorang dapat membuat dirinya tidak merasa terasing atau terisolasi dari lingkungan di sekitarnya.

JENIS KOMUNIKASI
1.        Komunikasi verbal dengan kata-kata.
Komunikasi Verbal mencakup aspek-aspek berupa:
·         Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
·         Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
·         Intonasi suara. Mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam berkomunikasi.
·         Humor. Meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989), memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa humor adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
·         Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
·         Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.
2.        Komunikasi Non Verbal
Komunikasi non verbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata dan komunikasi non verbal memberikan arti pada komunikasi verbal. Yang termasuk komunikasi non verbal:
·         Ekspresi wajah. Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah cerminan suasana emosi seseorang.
·         Kontak mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
·         Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat dilakukan melalui sentuhan.
·         Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk, berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
·         Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat dijadikan komunikasi. Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi pesan yang sangat jelas.
·         Gerak isyarat, adalah yang dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan selama berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress bingung atau sebagai upaya untuk menghilangkan stress

PROSES KOMUNIKASI
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan.
Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.
KOMUNIKASI EFEKTIF
A.        Pengertian
Komunikasi Efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang yang terlibat dalam komunikasi. Komunikasi Efektif adalah saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan.
B.        Tujuan dan bentuk komunikasi efektif
Tujuan dari komunikasi efektif adalah memberi kemudahan dalam memahami pesan yang diberikan. Bentuk komunikasi efektif :
·          Komunikasi verbal efektif
o    Berlangsung secara timbal balik
o   Makna pesan ringkas dan jelas
o   Bahasa mudah dipahami
o   Cara penyampaian mudah diterima
o   Disampaikan secara tulus
o   Mempunyai tujuan yang jelas
o   Memperlihatkan norma yang berlaku
o   Disertai dengan humor
·         Komunikasi Non Verbal, yang perlu di perhatikan dalam komunikasi non verbal adalah:
o   Penampilan visik
o   Sikap tubuh dan cara berjalan
o   Ekspresi wajah
o   Sentuhan
C.    Unsur-unsur dalam membangun komunikasi efektif :
·         Berhadapan.
·         Mempertahankan kontak mata.
·         Membungkuk ke arah klien.
·         Mempertahankan sikap terbuka.
·         Tetap relax. 

IMPLIKASI MANAJERIAL
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen. Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu : Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan         formulasi kebijakan; Implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.

SUMBER:
Drs.A.s.Haris Sumadiria,M.Si, Sosiologi Komunikasi Massa,Bandung,Simbiosa Rekatama Media,2014.
H.Rochajat Harun,Ir.,M.Ed.,Ph.d. dan Dr.Elvinaro Ardianto,Drs.,M.Si,Komunikasi Pembangunan Perubahan Sosial:Perspektif Dominan,Kaji Ulang, dan Teori Kritis,Depok,Rajawali Pers,2012.
H.Syaiful Rohim,Teori Komunikasi:Perspektif,Ragam, dan Aplikasi,Bandung,Rineka Cipta,2009.
chalouiss,Pengertian,Tujuan,Bentuk, dan Unsur,http://chalouiss.blogspot.com/2011/12/pengertian-tujuan-bentuk-dan-unsur.html,15 Maret 2015,19.29.
Khusnia,Arti Penting Komunikasi,https://khusnia.wordpress.com/pengantar-ilmu-komunikasi/arti-penting-komunikasi/, 15 Maret 2015, 19.10.
Ratna Fitrianingsih,Implikasi Manajerial,http://ratnafitrianingsih.blogspot.com/2013/05/4-implikasi-manajerial.html,15 Maret 2015,19.33.
Wikipedia,Daftar Definisi Komunikasi,http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_definisi_komunikasi,15 Maret 2015,19.13.
Wikipedia,Proses Komunikasi,http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi#Proses_komunikasi,15 Maret 2015, 19.35.
Yogik Arianto,Jenis-Jenis Komunikasi,http://edukasi.kompasiana.com/2013/06/10/jenis-jenis-komunikasi-563927.html,15 Maret 2015,19.28.


 








 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar