ARTI
PENTING KEPEMIMPINAN
Dalam
bahasa inggris pemimpin disebut leader. Akar katanya to lead. Dalam kata itu
terkandung beberapa arti yang saling erat berhubungan:bergerak lebih awal,berjalan
didepan, mengambil langkah pertama,berbuat paling dulu,memeloporu,mengarahkan
pikiran-pendapat-tindakan orang lain,membimbing,menuntun,menggerakkan orang
lain melalui pengaruhnya.(iskandar putong)
Kepemimpinan
adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepadapengikutnya
dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan
adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang
senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan
sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN
TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN
Teori
kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan dan interpretasi
mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan mengemukakan beberapa segi antara
lain : Latar belakang sejarah pemimpin dan kepemimpinan Kepemimpinan muncul
sejalan dengan peradaban manusia. Pemimpin dan kepemimpinan selalu diperlukan
dalam setiap masa. Sebab-sebab munculnya pemimpin Ada beberapa sebab seseorang
menjadi pemimpin, antara lain :
- Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
- Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.
Untuk mengenai
persyaratan kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kekuasaan, kewibawaan,
lingkungan dan kemampuan.
1.
Teori-teori dalam Kepemimpinan
a. Teori
Sifat
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.
Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah:
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.
Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah:
- Pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan;
- Sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif;
- Kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.
Walaupun
teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat
deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan
efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun
apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya
mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat
diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.
b. Teori
Perilaku
Dasar pemikiran teori ini adalah
kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan
pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai
deskripsi perilaku:
è Perilaku
seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri ramah
tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima usul dan
memikirkan kesejahteraan bawahan serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di
samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan
tugas organisasi.
è Berorientasi
kepada bawahan dan produksi perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan
ditandai oleh penekanan pada hubungan atasan-bawahan, perhatian pribadi
pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan serta menerima perbedaan kepribadian,
kemampuan dan perilaku bawahan. Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi
pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada segi teknis pekerjaan,
pengutamaan penyelenggaraan dan penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan.
Pada
sisi lain, perilaku pemimpin menurut model leadership continuum pada dasarnya
ada dua yaitu berorientasi kepada pemimpin dan bawahan. Sedangkan berdasarkan
model grafik kepemimpinan, perilaku setiap pemimpin dapat diukur melalui dua
dimensi yaitu perhatiannya terhadap hasil/tugas dan terhadap bawahan/hubungan
kerja. Kecenderungan perilaku pemimpin pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan
dari masalah fungsi dan gaya kepemimpinan (JAF.Stoner, 1978:442-443)
c. Teori
Situasional
Keberhasilan seorang pemimpin menurut
teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu
yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi
organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor
situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut
Sondang P. Siagian (1994:129) adalah
è Bentuk
dan sifat teknologi yang digunakan;
è Jenis
pekerjaan dan komplektifitas tugas;
è Persepsi,
sikap dan gaya kepemimpinan;
è Norma
yang dianut kelompok;
è Rentang
kendali;
è Ancaman
dari luar organisasi;
è Tingkat
stress;
è Iklim
yang terdapat dalam organisasi
TIPOLOGI KEPIMIMPINAN
Dalam teori
kepemimpinan sedikitnya terdapat enam tipologi kepemimpinan yang dikenal:
1.
Tipe otoriter
Adalah tipe pemimpin yang berbagai
kegiatan yang akan dilakukan dan penetapan keputusan ditentukan sendiri oleh
pemimpin semata-mata.
2.
Tipe demokratis
Adalah tipe pemimpin yang berbagai
kegiatan yang akan dilakukan dan penetapan keputusan ditentukan bersama antara
pemimpin engan bawahan.
3.
Tipe liberal
Adalah tipe pemimpin yang berbagai
kegiatan dan penetapan keputusan lebih banyak diserahkan pada bawahan.
4.
Tipe populis
Adalah tipe pemimpin yang mampu
membangun rasa solidaritas pada bawahan atau pengikutnya.
5.
Tipe kharismatik
Adalah tipe pemimpin yang memiliki
nilai ciri khas kepribadian yang istimewa atau wibawa yang tinggi sehingga
sangat dikagumi dan mempunyai pengaruh yang besar terhadap bawahan atau
pengikutnya.
6.
Tipe kooperatif dimaksdukan tipe
kepemimipinan ciri khas indonesia, yaitu kepemimpinan yang memiliki jiwa
pancasila, yang memiliki wibawa dan daya untuk membawa serta dan memimpin
masyarakat lingkungan kedalam kesadarna kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan
berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar.
Dalam perkembangannya disamping enam
tipologi tersebut, dikenal juga tiga tipologi kepemimpinan:
1.
Tipe tertutup adalah pemimpin yang
tidak menginformasikan keadaan organisasi kepada para bawahan atau pengikut
walaupun dalam batas tertentu.
2.
Tipe terbuka adalah tipe pemimpin yang
menginformasikan keadaan organisasi kepada para bawahan, sehingga bawahaan
dalam batas tertentu mengetahui keadaan organisasi.
3.
Tipe moderat adalah tipe pemimpin yang
berorientasi pada iman,ilmu,amal,serta berwawasan lingkungan dan visi masa
depan.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN
Suwatno (2001:161),
mengatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan adalah sebagai
berikut :
1.
Faktor genetis
Adalah faktor yang menampilkan
pandangan bahwa seseorang menjadi pemimpin karena latar belakang keturunannya.
2.
Faktor social
Faktor ini pada hakikatnya semua orang
sama dan bisa menjadi pemimpin. Setiap orang memiliki kemungkinan untuk menjadi
seorang pemimpin, dan tersalur sesuai lingkungannya.
3.
Faktor bakat
Faktor yang berpandangan bahwa
seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin yang baik, apabila orang
itu memang dari sejak kecil sudah membawa bakat kepemimpinan.
IMPLIKASI MANAJERIAL KEPEMIMPINAN DALAM
ORGANISASI
Kepemimpinan berarti
melibatkan orang atau pihak lain yaitu para karyawan atau bawahan,para karyawan
harus memiliki kemauan untuk menerima arahan dari pemimpin Seorang pemimpin
yang efektif adalah seseorang dengan kekuasaanya mampu menggugah pengikutnya
untuk mencapai kinerja yang memuaskan. Kekuasaan itu dapat bersumber dari :
hadiah.hukuman,otoritas dan charisma. Pemimpin harus memiliki kejujuran
terhadap diri sendiri,sikap bertanggung jawab yang tulus, pengetahuan dan
keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan pada diri sendiri dan orang lain
dalam membangun organisasi.
Dalam teori
manajerial grid terdapat dua orientasi yang dijadikan ukuran yaitu berfokus
pada manusia dan pada tugas. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya hubungan
antar individu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepada bawahan. Sebagai
seorang pemimpin, bertugas memberikan arahan serta bimbingan terhadap
bawahannya, sehingga mereka dapat mengerjakan pekerjaannya dengan baik.
Implikasi teori ini terhadap system komunikasi organisasi adalah bahwa teori
ini memandang pentingnya komunikasi dalam menjalankan kepemimpinan dengan lima
gaya yang berbeda dari para pemimpin. Adanya orientasi terhadap dua aspek
tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi harus memperhatikan
hubungan antar individu satu dengan lainnya sebagai motivasi dalam mengerjakan
tugas. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu terjun diberbagai kalangan
baik itu dengan para pimpinan lainnya, maupun dengan bawahan sebagai asset
berharga organisasi. Semua ini terjalin apbila pemimpin tersebut memiliki
pendekatan perilaku yang baik. Hal ini membutuhkan komunikasi yang efektif.
SOURCES
A.M. Mangunhardjana,SJ. , Kepemimpinan, yogyakarta, Kanisius,1976
A.M. Mangunhardjana,SJ. , Kepemimpinan, yogyakarta, Kanisius,1976
Asri,
Teori dan Arti Penting Kepemimpinan, https://duniatugasasri.wordpress.com/2013/06/11/teori-dan-arti-penting
kepemimpinan/ , 6 Maret 2015, 19.58.
Ayurisya
Dominata, Teori dan Tipologi Kepemimpinan, http://blog.sivitas.lipi.go.id/blog.cgi?isiblog&1253275195&&&1036006290&&1351745423&ayur001
, 6 Maret 2015, 19.35.
Erlangga Bachtera,
Implikasi Manajerial Kepemimpinan Dalam Organisasi, http://erlanggaba.blogspot.com/2013/06/implikasi-manajerial-kepemimpinan-dalam.html,
7 Maret 2015, 13.02.
HT Koesmono - Jurnal
Manajemen dan Kewirausahaan, 2007 - ced.petra.ac.id
Soekarso,Iskandar
Putong, Kepemimpinan:Kajian Teoritis dan Praktis, Jakarta, Mitra Wacana Media,
2015.
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=57797
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=57797